Omar Bin Sultan Al Olama Menteri Kecerdasan Buatan Pertama dari Uni Emirat Arab

Omar Bin Sultan Al Olama Menteri Kecerdasan Buatan Pertama dari Uni Emirat Arab – Hal yang akan berkembang di era teknologi saat ini salah satunya adalah Kecerdasan buatan (AI, Artificial Intelligence). Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence bukan lagi hal asing di bidang teknologi, dengan adanya teknologi ini perkerjaan manusia akan semakin mudah dan terautomatisasi. Dengan adanya kecerdasan buatan perangkat pintar akan saling terhubung antara satu dengan yang lainnya dalam ekosistem Internet of Things (IoT).

Omar Bin Sultan Al Olama Menteri Kecerdasan Buatan Pertama dari Uni Emirat Arab

Kehadiran robot, mobil otonomos, perangkat rumahan pintar, dan asisten virtual baru jadi awal tanda kelahiran kecerdasan buatan. Bukan tidak mungkin, ke depannya kecerdasan buatan bisa mengambil porsi lebih besar pada kehidupan manusia di masa mendatang.

Baca juga : TIPS HILANGKAN JERAWAT DENGAN SMARTPHONE

Salah satu negara yang selangkah lebih maju dalam kecerdasan buatan adalah negara Amerika Serikat. Teknologi kecerdasan buatan banyak diterapkan pada perusahaan besar seperti Google dan Facebook.

Sementara, di Uni Emirat Arab, kecerdasan buatan dijanjikan sebagai teknologi yang mampu membantu pemerintah. Serius dengan misi ini, Uni Emirat Arab bahkan telah menunjuk menteri baru, yang mana menjadi menteri pertama di dunia dalam ilmu kecerdasan buatan.

Seperti dilansir Futurism menteri kecerdasan buatan pertama di Uni Emirat Arab ini adalah seorang pria muda berusia 27 tahun.

Bernama Omar Bin Sultan Al Olama, ia adalah salah satu dari enam menteri yang baru diangkat. Tiga di antara menteri baru tersebut adalah perempuan.

Pengetahuan Tinggi

Omar dan kelima menteri lain dinobatkan sebagai orang-orang yang memiliki ilmu pengetahuan akan teknologi di masa depan yang sangat kredibel.

Bahkan, Wakil Presiden Uni Emirat Arab dan Perdana Menteri Shaikh Mohammad Bin Rashid Al Maktoum mengklaim, keenam menteri tersebut mampu menciptakan rencana dan inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan yang lebih baik dalam waktu 100 tahun ke depan.

Baca juga : KEREN! UNTUK TRANSFER UANG BISA GUNAKAN FACEBOOK MESSENGER

Fakta menarik, Uni Emirat Arab sendiri adalah salah satu dari beberapa negara yang telah banyak berinvestasi pada bidang teknologi–khususnya kecerdasan buatan dalam program Dubai Accelerators–dan ingin menjadi negara terdepan.

Dubai sendiri, ambil contoh, telah menyiapkan kendaraan otonomos berupa taksi helikopter dan robot polisi pada 2030 mendatang.

Pemerintah Dubai juga akan menerapkan sistem transaksi nontunai pada 2012. Mereka juga disebut-sebut akan turut serta membantu menyediakan pemukiman manusia pertama di Mars pada 2117.