Bad Rabbit Virus Ransomware Jenis Baru Kembali Berulah

Bad Rabbit Virus Ransomware jenis baru kembali berulah – Para pertas kembali berulah dengan cara menyebar virus ransomware jenis baru. Hal ini dikemukakan oleh pakar siber yang mendapatkan sebuah ransomware mengunci data perusahaan media berasal dari rusia yakni Interfax dan Fontaka serta menyerang sistem transportasi negara ukraina.

Bad Rabbit Virus Ransomware Jenis Baru Kembali Berulah

Ransomware yang menyamar sebagai software update adobe ini juga menyerang negara lainnya, seperti jepang, jerman dan Amerika serikat.

Dikutip dari U.S. Computer Emergency Readiness, phikanya sudah mendapati laporan mengenai adanya serangan virus tersebut bertipe ransomeware di banyak negara.

Virus ransomware ini diberinama dengan Bad Rabbit dan merupakan virus yang digunakan oleh peretas untuk menyandra data dan file-file yang ada dan meminta uang tebusan kepada korbannya.

Diketahui, dua serangan siber terbesar tahun ini–WannaCry dan NotPetya–mampu melumpuhkan beberapa perusahaan, institusi pemerintah dan rumah sakit di beberapa negara di dunia.

Meskipun tak memiliki efek separah NotPetya, tetapi para ahli mengungkapkan bahwa kedua serangan siber tersebut saling berhubungan satu sama lain.

Vyacheslav Zakorzhevsky, selaku kepala tim peneliti anti-malware di perusahaan keamanan siber Rusia, Kaspersky Lab, mengatakan penyelidikan perusahaan menunjukkan serangan Bad Rabbit menggunakan metode yang serupa dengan NotPetya.

Dugaan Zakorzhevsky diperkuat dengan pernyataan Costin Raiu, Direktur Global Research and Analysis Team di Kaspersky Lab yang mengatakan serangan Bad Rabbit dilancarkan melalui jaringan situs peretas yang rumit dengan tautan ke NotPetya.

Hingga berita ini diturunkann, belum diketahui dalang di balik serangan ransomware Bad Rabbit.

Namun, yang pasti pelakunya merupakan penggemar berat Game of Thrones karena di dalam kode ransomware tersebut berisi referensi karakter dari serial TV populer milik HBO.