5 Bahaya Sinar Biru Layar Smartphone Bagi Kesehatan Mata

5 Bahaya Sinar Biru Layar Smartphone Bagi Kesehatan Mata – Smartphone sudah menjadi barang yang wajib ada selalu kita perhatikan pada setiap waktu. Smartphone sudah menjadi barang pokok sehingga setiap kali kita ketinggalan smartphone, kitapun rela balik kanan untuk mengambilnya.

5 Bahaya Sinar Biru Layar Smartphone Bagi Kesehatan Mata

Kehadrian smartphone memang sudah menjadi prangkat primer yang selalu menemani waktu, mulai dari terbitnya matahari sampai larut malam kita tidak bisa lepas dari yang namanya smartphone.

Bagi anda yang suka menggunakan smartphone di malam hari spserti menjelang tidur, ada beberapa hal penting yang wajib diketahui berkenaan dengan kesehatan mata anda.

Smartphone dapat memancarkan sinar biru atau blue light yang terpancar dari layar. Dan sinar inilah yang membahayakan kesehatan mata kita. Kenapa hal tersebut bisa terjadi? Simak dampak mengerikan dari sinar biru smartphone berikut ini, sebagaimana dihimpun dari Business Insider dan liputan6.com.

1. Kerusakan retina

Paparan langsung sinar biru dapat menyebabkan kerusakan retina. American Macular Degeneration Foundation memperingatkan kerusakan retina yang disebabkan sinar biru dapat menyebabkan degenerasi makula.

Hal ini menyebabkan hilangnya penglihatan sentral–kemampuan untuk melihat apa yang ada di depan mata.

Namun penting dicatat, kebanyakan penelitian yang menunjukkan efek ini berkenaan dengan cahaya biru yang dipancarkan sangat dekat dengan retina, sehingga menatap sinar biru di smartphone pada malam hari yang masih dalam batas wajar, tidak akan berdampak demikian.

Mata Anda sering terlihat lelah dan memiliki lingkaran gelap di bawahnya? Cobalah tips di bawah ini untuk menyehatkan mata Anda.

2. Menimbulkan katarak

Tidak tertutup kemungkinan adanya hubungan antara katarak dan sinar biru, meski penelitian lebih lanjut mengenai hal ini masih diperlukan.

GigaOM mengutip pernyataan seorang dokter mata yang menyebutkan dia mulai melihat orang-orang berusia 35 tahun memiliki mata berawan dengan katarak seperti orang-orang berusia 75 tahun.

Walau satu pernyataan ini tidak bisa begitu saja membuktikan paparan sinar biru menyebabkan katarak, dokter tersebut hanya menyampaikan ada hubungan di antara keduanya.

Hal ini tidak dihitung sebagai bukti konkret dan masih sedang diselidiki. Meski sejumlah penelitian ternyata belum menyimpulkan apa pun, tidak ada salahnya untuk berhati-hati.

Baca juga : 

3. Merusak siklus tidur alami

Sinar biru mengganggu produksi melatonin–hormon yang membantu mengatur siklus tidur. Otak seseorang mulai memproduksi melatonin ketika ia siap tidur dan sinar biru dari smartphone mengganggu proses produksi tersebut.

Itulah sebabnya mengapa smartphone merusak siklus tidur alami. Apa dampaknya? Banyak.

Siklus tidur yang terganggu menyebabkan gangguan kesehatan mulai dari obesitas hingga gangguan genetik dan masalah memori lainnya.

4. Risiko kanker lebih tinggi

Selain membantu kita tidur, melatonin juga berfungsi sebagai antioksidan. Sementara penelitian lebih lanjut masih diperlukan, para peneliti menemukan dampak buruk lainnya dari sinar biru.

Orang yang produksi melatonin alaminya ditekan, misalnya karena paparan sinar biru, berisiko lebih tinggi untuk mengidap berbagai kanker, terutama kanker payudara dan prostat, meskipun hubungan sebab-akibat secara langsung belum ditemukan.

5. Rentan terhadap depresi

Penelitian juga menunjukkan orang-orang yang tingkat melatoninnya ditekan dan jam tubuhnya dikacaukan oleh paparan sinar biru lebih rentan terhadap depresi.

Mulai dari sekarang mulailah perhatikaan penggunaan smartphone terutama pada malam hari, bijaklah dalam menggunakan smartphone dan jangan berlebihan. Karena kesehatan mata anda lebih berharga dibandingkan dengan smartphone paling mahal sekalipun.