myspace tracker

Wow! Urine Manusia Bisa Digunakan Untuk Charger Smartphone

Urine Manusia Bisa Digunakan Untuk Charger Smartphone – Di abad 21 ini perkembangan dunia teknologi informasi sangatlah pesat dan terus mengalami perubahan. Hal yang ikut dalam perkembangan teknologi tersebut adalah perangkat komunikasi yaitu ponsel pintar atau smartphone. Komponen yang menjadi wajib dan harus ada dalam smartphone adalah sumber daya untuk menghidupkan smartphone yaitu baterai. Tanpa baterai smartphone tidak akan hidup bahkan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Urine Manusia Bisa Digunakan Untuk Charger Smartphone
Charger Smartphone

Berbicara mengenai baterai tentunya identik dengan sumber listrik, yups baterai merupkan sumber listrik bagi smartphone yang bisa diisi ulang dan kegiatan isi ulang baterai biasa kita sebut charger baterai. Biasanya pada saat mengisi ulang daya baterai kita menggunakan sumber listrik dari PLN yang ada dirumah, namun kali ini para ilmuan tengah melakukan penelitian bagaimana cara mengisi ulang daya baterai menggunakan urine manusia.

Para ilmuan sedang melakukan riset untuk mengisi daya baterai menggunakan urine manusia sehingga dapat menggeser keberadaan powerbank sebagai portable charger untuk mengisi daya smartphone.

Dikutip dari harian Metro.co.uk, untuk pengoperasian kinerja dari alat ini terhitung ‘nyeleneh’, dimana alat ini akan menggunakan media kaos kaki. Caranya, alat ini akan menciptakan energi ketika urin dipompa oleh penggunanya saat berjalan. Tim peneliti yang bermarkas di Bristol Bioenergi Pusat, Universitas Inggris Barat tersebut telah menanamkan kaos kaki dengan sel bahan bakar nikroba miniatur (PMF).

Baca juga : INILAH DOMPET CANGGIH BISA TERHUBUNG KE SMARTPHONE

Sistem canggih tersebut juga dinilai cukup berhasil ketika menuju papan transmisi nirkabel, serta sanggup mengirimkan pesan setiap dua menit kepada penerima dengan pengendalian komputer. Salah seorang pemimpin tim pengembang, Profesor Ioannis Ieropoulos, berujar jika penelitiannya saat ini semakin membuka peluang di masa mendatang untuk kemungkinan menggunakan urin sebagai sumber daya perangkat.

“Setelah didukung ponsel dengan PMF menggunakan urine sebagai bahan bakar, kami ingin melihat apakah kita bisa meniru keberhasilan ini dalam teknologi yang bisa dipakai,” tuturnya, dilansir dari portal Viva.co.id.

Loannis juga mengungkapkan bahwa perkembangan riset ini akan terus dikembangkan guna menghasilkan produk yang sempurna. Bersama dengan tim yang dipimpinnya tersebut berharap sistem ini bisa berkembang secara mandiri dan akan benar-benar menggunakan bahan dari urine manusia dan juga kaki sebagai pemompanya.

“Karya ini membuat kemungkinan penggunaan limbah untuk menyalakan elektronik portabel dan dapat dipakai,” tambah Ioannis lagi.

Penelitian tersebut rencananya akan diterbitkan dalam sebuah jurnal Bioinspiration dan Biomimetics. Sedangkan Bristol Bioenergi Pusat, akhir-akhir ini juga baru saja merilis sebuah inovasi bernama urinoir prototype bersama Oxcam dengan fokus menciptakan model pencahayaan di kamp pengungsi menggunakan media urine.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *