myspace tracker

Sejarah Masuknya Jaringan Internet ke Indonesia

Sejarah Masuknya Jaringan Internet ke Indonesia – Internet menjadi hal yang paling berpengaruh dalam kehidupan saat ini, semua kehidupan kita sekarang tergantung kepada apa yang dinamakan dengan internet. Mulai dari proses bisnis, jual beli barang, komunikasi antar kota, provinsi bahkan negara sekarang bisa memanfaatkan sebuah jaringan internet. Kehidupan sosial pada saat ini cenderung lebih memanfaatkan teknologi internet dibandingkan dengan bertatapan langsung. Sebagai contoh jika kita ingin menemui seseorang maka kita akan menanyakan terlebih dahulu apakah orang yang akan kita temui tersebut ada, dan kegiatan komunikasi tersebut memakai teknologi internet. Beda hal nya jika pada zaman dahulu ketika kita akan menemui seseorang maka kita datang langsung ke rumah yang akan kita temui tanpa sebeumnya melakukan komunikasi terlebih dahulu. Dengan demikian internet sangat berpengaruh terhadap jalannya sebuah komunikasi dan sangat menguntungkan jika kita menggunakan internet dengan bijak.

Sejarah Masuknya Jaringan Internet ke Indonesia

Internet atau  interconnected network merupakan sebuah jaringan global yang saling terhubung antara satu dengan yang lainnya yang berada di seluruh belahan dunia. Dengan adanya jaringan Interconnected Network (Internet) seluruh komputer dapat terhubung sehingga dapat saling menerima maupun mengirim informasi antara komputer satu dengan yang lainnya.

Namun dibalik kehebatan internet jarang sekali kita mengetahui kapan internet masuk ke indonesia dan pada kesempatan kali ini kita akan membahas kapam internet masuk ke indonesia yang diawali dengan munculnya tokoh-tokoh maupun para pakar yang memberikan ide maupun gagasannya agar internet masuk ke indonesia.

Sejarah masuknya internet ke indonesia

Interconnected Network atau Internet masuk ke negara indonesia pada tahun sekitar 1990-an. Yang pada saat itu jaringan internet di indonesia lebih dikenal dengan nama paguyuban network dimana semangat gotong royong maupun semangat kerjasama sangat kental terasa di antara para pelakuna. Namun suasana tersebut kini terasa berbeda dibandingkan dengan suasana dulu pada saat internet masuk ke indonesia pada zaman sekarang perkembangan internet terasa lebih ke arah bisnis serta individual di sebagian aktivitasnya.

Baca juga : Inilah 7 Tanda Anda Sudah Kerasukan Smartphone

Berdasarkan catatan whois ARIN dan APNIC, protokol Internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia pada tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.

Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul “Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio”  di bulan November 1990. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB pada tahun 1989.

Di sekitar tahun 1994 mulai beroperasi IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia. Pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia. Sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang cukup nekat barangkali. Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI, kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. Akses awal di IndoNet mula-mula memakai mode teks dengan shell account, browser lynx dan email client pine serta chatting dengan conference pada server AIX. Tahun 1995, pemerintah Indonesia melalui Departemen Pos Telekomunikasi menerbitkan izin untuk ISP yang diberikan kepada IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya dan Radnet pimpinan BRM. Roy Rahajasa Yamin.

Mulai 1995 beberapa BBS di Indonesia seperti Clarissa menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan memakai remote browser Lynx di AS, maka pemakai Internet di Indonesia bisa akses Internet (HTTP).

Perkembangan terakhir yang perlu diperhitungkan adalah trend ke arah e-commerce dan warung internet yang satu & lainnya saling menunjang membuahkan masyarakat Indonesia yang lebih solid di dunia informasi. Rekan-rekan e-commerce membangun komunitasnya di beberapa mailing list utama seperti warta-e-commerce@egroups.com, mastel-e-commerce@egroups.com, e-commerce@itb.ac.id & i2bc@egroups.com.

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *