myspace tracker

Ternyata Fitur Android Oreo Tidak Sepenuhnya Baru

Fitur Android Oreo Tidak Sepenuhnya Baru – Secara resmi Google telah mengumumkan generasi terbaru dari sistem operasi android yang telah dikembangkannya yakni Android Oreo ke publik. Sistem operasi ini merupakan Sistem operasi terbaru android dan tentunya hadir dengan fitur terbaru.

Fitur Android Oreo Tidak Sepenuhnya Baru

Dengan adanya fitur anyar tersebut, diharapkan para pengguna dapat merasakan pengalaman baru dalam memakai sistem operasi tersebut. Terlebih beberapa fitur yang ada dapat memudahkan kegiatan kita sehari-hari.

Meskipun merupakan sistem operasi terbaru, ternyata fitur yang ada di Android Oreo tidak sepenuhnya baru, beberapa fitur diantaranya sudah pernah diperkenalkan pada beberapa perangkat besutan vendor atau aplikasi.

Lalu fitur apa saja yang dibawa oleh Android Oreo yang sebelumnya juga sudah ada di tempat lain? Berikut ini merupakan deretan fitur yang pernah dipakai yang dikutip dari Android Authority.

Picture-in-Picture

Fitur ini memungkinkan pengguna memutar video dalam sebuah window berbeda, sehingga kamu dapat terus menontonnya sambil membuka aplikasi lain. Kemampuan ini mungkin mirip Split Screen dengan modus yang lebih luwes.

Kendati baru hadir di Android Oreo, fitur serupa sebenarnya sudah ada di perangkat Android besutan sejumlah vendor, seperti LG atau Samsung.

Baca juga : WOW! IPHONE X DIKEMBANGKAN DALAM WAKTU 5 TAHUN

Pembatasan aplikasi yang berjalan

Sejumlah aplikasi task manager memang telah menawarkan pengelolaan aplikasi agar tak terlalu menghabiskan daya baterai. Kebanyakan dari aplikasi itu mengatur aktivitas background agar performa baterai tetap optimal.

Akan tetapi, penggunaan aplikasi itu masih diperdebatkan karena beberapa di antaranya juga menyedot baterai yang tak sedikit. Karenanya, Google kini telah menanamkan fitur tersebut langsung di Android Oreo.

Autofill API

Kehadiran fitur Autofill tentu sangat membutuhkan pengguna untuk masuk ke sejumlah situs, sebab dapat menghemat waktu pengisian data. Setelah sebelumnya hadir di Chrome, kini Google memboyong fitur ini di Android Oreo.

Meski bukan fitur yang benar-benar baru, pengguna tentu akan sangat tertolong dengan kehadiran ini. Terlebih, Google sudah merilis Application Programming Interface (API) untuk para pengembang agar fitur ini dapat hadir di aplikasi secara langsung.

Night Mode

Fitur ini sebenarnya bukan barang baru di Android, mengingat sudah lebih dulu debut di Nougat. Namun, untuk versi Android Oreo, pengguna dapat menyesuaikan intensitas cahaya yang ingin ditampilkan.

Meski terlihat canggih, sejumlah aplikasi sebenarnya sudah menawarkan kemampuan tersebut. Sebelum meluncur di Android Nougat dan Oreo, beberapa vendor juga sudah merilis fitur ini di perangkat besutannya.

Audio Bluetooth Berkualitas Tinggi

Perubahan besar yang ditawarkan Android Oreo adalah kehadiran menu pengaturan codec lewat Bluetooth. Melalui pengaturan ini, pengguna dapat mengatur kualitas keluaran audio yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Salah satunya adalah pengaturan untuk modus LDAC yang dapat menghasilkan keluaran audio berkualitas tinggi. Akan tetapi, fitur ini sebenarnya sudah menjadi bagian dari beberapa generasi lini Sony Xperia, yang dimulai dari Xperia Z3+.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *