myspace tracker

Nadiem Makarim Kecewa Dishub Jabar Larang Go-jek Beroprasi

Nadiem Makarim Kecewa Dishub Jabar Larang Go-jek Beroprasi – Salah satu berita yang sedang ramai adalah mengenai pelarangan salah satu transportasi online yakni Go-jek yang dilarang di kota bandung. Sebelumnya Dishub Jawa Barat memang telah mengleuarkan pernyataan larangan operasi bagi transportasi online.

Nadiem Makarim Kecewa Dishub Jabar Larang Go-jek Beroprasi

Menanggapi adanya pernyataan tersebut, Go-jek menanggapi dengan menyatakan penyesalaanya karena transportasi online tersebut dilarang beropasi.

“Keputusan ini akan sangat merugikan para mitra pengemudi dan konsumen yang selama ini telah merasakan kemudahan dalam kehidupan sehari-harinya dari layanan Go-Jek,” kata manajemen Go-Jek.

Go-jek mengungkapkan bahwa layanan Go-jek seperti layanan Go-Car hadir untuk memudahkan dan memberikan solusi bagi penumpang untuk berkendara nyaman serta mudah untuk ditemukan, selain itu juga dengan adanya layanan ini membuka peluang kerja untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Kehadiran layanan transportasi online juga telah terbukti menambah pendapatan bagi ratusan ribu mitra pengemudi,” ujar penyedia layanan transportasi online itu menambahkan.

Terkait dengan izin, Go-jek yang merupakan perusahaan buatan anak bangsa ini telah mengikuti aturan yang berlaku

“Saat ini kami telah mengantongi izin usaha seperti SIUP, TDP dan izin usaha lainnya,” pungkas Go-Jek.

Untuk diketahui, larangan itu merupakan salah satu isi Surat Pernyataan Bersama antara Pemerintah Daerah Provinsi Jabar dan Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT).

Surat Pernyataan Bersama terkait angkutan sewa khusus atau taksi online ini telah disepakati di Gedung Pakuan Gubernur Jabar, Kota Bandung, pada 6 Oktober 2017.

Dukungan Terhadap Aspirasi WAAT Jabar

Dalam surat itu, Pemda Jabar menyatakan dukungan terhadap aspirasi WAAT Jabar agar angkutan sewa khusus atau taksi online (Grab, Uber, GoCar dan GoJek) tidak beroperasi sebelum diterbitkannya peraturan yang baru tentang transportasi online.

Mengenai teknik pengawasan dan pengendalian, Pemda Jabar akan segera berkonsultasi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan pemerintah pusat untuk merumuskan langkah-langkah yang perlu diambil. Semua pihak sepakat untuk tetap menjaga keamanan agar tetap kondusif.

Isi Surat Pernyataan Bersama ini diunggah oleh Wali kota Bandung, Ridwan Kamil, di akun Instagram miliknya.

Nadiem Makarim Kecewa Dishub Jabar Larang Go-jek Beroprasi

“Sesuai press conference pagi hari ini tanggal 9 Oktober 2017 dari Dishub Jawa Barat, bahwa sudah terjadi kesepakatan-kesepakatan, sehingga rencana mogok angkutan umum di area Bandung Raya tidak jadi dilaksanakan. Semoga menjadi maklum,” tulisnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *