myspace tracker

6 Tips Membeli Kamera DSLR Bekas

6 Tips Membeli Kamera DSLR Bekas – Sama seperti mau membeli smartphone bekas, Kamera DSLR bekas pun perlu teliti pada saat membelinya karena jika tidak hait-hati maka sobat akan kecewa pada saat sudah membelinya. Jadi sobat harus bisa membedakan mana kamera DSLR yang masih layak untuk dipakai dan mana yang tidak.

6 Tips Membeli Kamera DSLR Bekas

Bagi beberapa orang yang sudah mengerti tentang kamera hal ini spertinya bukan masalah, tetapi jika sobat masih awam dan tidak sama sekali tahu mengenai dunia fotografi dan kamera alangkah baiknya teliti pada saat membeli kamera DSLR tersebut. Jika ada teman yang mengerti tentang kamera dan fotografi, alangkah baiknya minta bantuan untuk mengeceknya, namun jika tidak ada sobat harus memperhatikan beberapa aspek yang penting seperti spesifikasi kamera serta fitur-fitur yang ada pada kamera tersebut.

Nah, jika masih bingung berikut ini ada enam tips jika sobat ingin membeli kamera DSLR bekas yang bisa disimak dibawah ini.

1. Informasi kamera dan tipe-tipenya

Sebelum membeli kamera DSLR bekas alangkah baiknya sobat mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang kamera yang akan dibeli. Hal ini bisa sobat lakukan dengan mencari informasi kamera tersebut di internet, forum maupun majalah yang mengulas tentang kamera.

Pelajarilah mengenai tipe-tipe kamera DSLR yang ada, mulai dari tahun produksi, spesifikasi, serta kelebihan dan kekurangan dari setiap tipe kamera yang ada. Pilihlah kamera yang tahun terbitnya maksimal 1-2 tahun kebelakang, jangan sampai kamera yang dibeli oleh sobat merupakan tipe yang jadul banget.

2. Selalu bertatapan langsung pada saat membeli dan mengecek kamera

Ada baiknya pada saat membeli kamera dan pada saat mengeceknya bertatapan langsung, selain untuk menghindari penipuan pada saat belanja online, dengan bertatapan langsung sobat bisa puas pada saat mengecek barangnya.

Istilah yang tepat untuk melakukan transaksi secara langsung tersebut adalah dengan cara COD atau cash on delivery. Nah, dengan COD sobat bisa tau keberadaan kamera yang sebenarnya, jadi usahakan untuk membeli kamera selalu COD dengan orang yang mau menjualnya.

3. Cek bagian fisik kamera

Cek lah setiap sudut kamera secara teliti, mulai dari bodi sampai tombol yang ada, karena salah satu faktor yang mempengaruhi kerusakannya adalah cacatnya bodi.

Periksalah apakah bodi luar ada yang retak, penyok dsb. Karena bisa jadi kamera DSLR terebut terjatuh atau terkena benturan.

Jang lupa juga periksa setiap keberfungssian tombol, serta lampu flash internal apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Periksa juga baterai dan memorycard apakah keduanya masih berfungsi dengan normal atau tidak. Terakhir periksalah setiap bagian yang mengandung karet apakah semuanya masih utuh atau malah sudah terkelupas.

4. Tes Fungsi Kamera

Beberapa fungsi kamera yang perlu diperhatikan saat membeli kamera DSLR bekas di antaranya:

Tes Piksel

Gambar yang dihasilkan dari kamera digital itu terdiri dari kumpulan piksel warna yang terekam melalui sensor warna (CCD) kemudian dapat kita lihat pada LCD monitor.

Beberapa masalah yang sering terjadi ketika membeli kamera DSLR bekas adalah adanya Dead-pixel, yakni tidak berfungsinya satu atau beberapa piksel karena tidak bisa menangkap cahaya lagi sehingga muncul bintik hitam pada foto.

AF atau Auto Focus

Cek dengan cara membidik obyek tertentu, lalu menekan sedikit pada tombol shutter. Jika AP masih berfungsi baik, maka secara otomatis motor pada lensa akan fokus pada obyek yang telah dituju.

Jika AF mati, maka motor lensa tidak akan berfungsi dan fokusnya tidak akan terjadi secara otomatis. Jika menemukan yang seperti ini, lebih baik langsung batalkan saja transaksinya.

Lensa Kamera

Bila kamera DSLR bakas yang akan dibeli dilengkapi lensa, pastikan fitur-fiturnya bekerja, kondisinya masih bersih dan tidak berjamur. Pastikan pula pada bagian uliran (mounting) lensa masih bagus, tidak cacat dan masih dapat bekerja dengan bagus.

Tombol Kamera

Periksa apakah masih lengkap atau sudah hilang (rusak). Jika sudah lengkap dan baik, maka jangan lupa untuk mengecek fungsi dari tombol tersebut, apa masih berfungsi.

Sensor Kamera

Pastikan sensor pada kamera yang akan dibeli dalam kondisi bersih dan tidak ada noda atau kotoran yang menempel. Sensor ini sebenarnya masih bisa dibersihkan dengan alat peniup debu, namun jika ada pilihan lain silahkan memilih yang kondisinya bersih.

Cara mengetahuinya yaitu dengan melihatnya secara langsung dengan membuka lensa, atau dengan cara melihat melalui viewfinder.

 

Lihat juga : 

 

5. Periksa Shutter Count

Tips membeli kamera DSLR bekas selanjutnya adalah periksa shutter count. Banyak yang bilang bahwa shutter count hanya mitos dan tidak berpengaruh pada kualitas kamera DSLR. Benar atau tidaknya pun masih dipertanyakan di dunia fotografi. Tapi, tidak ada salahnya sobat mengetahuinya, setidaknya jadi tahu sebanyak apa kamera DSLR bekas yang akan dibeli pernah dipakai memotret.

Shutter count merupakan perkiraan jumlah jepretan yang sudah dilakukan oleh tombol shutter kamera. Jumlah shutter count ini dari setiap jenis kamera bisa berbeda-beda.

Untuk kamera kelas pemula biasanya memiliki shutter durability sekitar 50.000 kali jepret, sedangkan kamera profesional bisa lebih dari 100.000 kali. Pada kamera DSLR bekas, semakin sedikit jumlah shutter count yang telah dipakai maka akan semakin baik.

6. Cek garansinya bila masih ada

Saran utama: jangan membeli kamera DSLR tanpa garansi. Meskipun bekas, sobat wajib memilih toko yang paling tidak bisa memberi sobat garansi. Biasanya 1 atau 2 minggu. Selama masa garansi itu, jangan segan untuk melakukan tes lebih lanjut, apakah masih layak untuk dipakai atau tidak.

Khusus bila sobat membeli dari tangan pertama atau pemakainya langsung, pastikan ada perjanjian jual beli semacam garansi bila dalam beberapa hari terdapat masalah.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *